Cara Klaim / Mencairkan Uang JHT Ketenagakerjaan dengan e-Klaim

Info Cara-cara Terbaru 2017 kali ini berisi mengenai Cara Klaim / Mencairkan Uang JHT Ketenagakerjaan dengan e-Klaim. Selamat membaca dan jangan lupa bagikan artikel situs cara cek CekCara.com.

Cara Klaim BPJS JHT – Keberadaan BPJS Ketenagakerjaan ditengah-tengah masyarakat merupakan salah satu hal yang cukup menggembirakan. Tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan  namun juga bisa memberikan jaminan dihari tua. JHT Ketenagakerjaan ini dikhususkan bagi mereka yang bekerja dalam sektor swasta ataupun negeri. Pada dasarnya pelaksanaan program dari BPJS Ketenagakerjaan ini berbeda dengan BPJS kesehatan. Dimana perbedaan terlihat dari bentuk pelayanan yang diberikan. Salah satunya adalah jika BPJS Kesehatan iurannya tidak bisa dicairkan, namun berbeda dengan  BPJS TK yang bisa klaim uang JHT. Hal inilah yang sedikit menguntungkan bagi para pengguna BPJS Ketenagakerjaan  yang secara tidak langsung bisa menabung untuk masa tuanya.

Cara Klaim BPJS JHT

Cara Klaim BPJS JHT (sumutpos.co)

Adanya aturan baha pengguna BPJS Ketenagakerjaan bisa klaim uang JHT sejak ditetapkan aturan pada 1 Juli 2015 dimana telah dilakukan sejumlah revisi beberapa kali. Hingga pada akhirnya kartu yang dikhususkan bagi sektor pekerja ini bisa dicairkan. Akan tetapi dalam pelaksanaanya sendiri peserta BPJS TK juga harus melakukan beberapa tahapan agar uang anda bisa dicairkan 100%. Dengan kebijakan pemerintah yang memberikan wewenang pencairan dana JHT ini bertujuan untuk memberi pensiunan bagi mereka yang tidak lagi aktif dalam melakukan tugas untuk bekerja. Dengan adanya pemberitaan semacam ini tidak lantas membuat beberapa pekerja swasta ataupun negeri merasa diuntungkan dengan adanya layanan cara klaim BPJS JHT.

Seperti yang kami singgung sebelumnya bahwa untuk klaim uang JHT ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi. Beberapa diantaranya adalah para pekerja yang masih aktif ataupun sudah tidak lagi bekerja bisa mengambil dana 10% atau 30% dari total saldo yang dimiliki. Selain itu bagi pekerja yang masih aktif, hanya bisa mengklaim uang JHT  apabila  sudah 10 tahun dari total menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan. Dengan beberapa ketentuan yan diberlakukan, maka pekerja masih antusias melakukan iuran per bulannya dengan potongan gaji 5.7% dari upah yang diterima. Maka dari itu bagi anda yang saat ini masih awam dengan cara mencairkan uang JHT, kami disini akan memberikan beberapa tahapan yang bisa dilihat berikut ini.

Cara Klaim Uang JHT 10% dan 30%

Ada beberapa ketentuan jika peserta masih belum bisa mencairkan  uang JHT 100%. Namun pencairan uang JHT bisa diambil 10% dan 30% dari total saldo yang dimiliki. Dengan keputusan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah inilah secara tidak langsung peserta BPJS Ketenagakerjaan diberi kesempatan untuk mengambil sedikit saldonya jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Akan tetapi klaim JHT sendiri tidak bisa diambil secara bertahap lagi. Apabila sudah mencairan pada tahapan pertama, maka pencairan selanjutnya harus 100% atau klaim penuh. Namun sebelum anda mencairkan uang JHT, ada beberapa ketentuan atau syarat klaim JHT 10% dan 30%, berikut ulasanya.

Baca  Cara Daftar BPJS Kesehatan Lewat Online, Syarat dan Biaya Iuran

Syarat Klaim Uang JHT 10% dan 30%

  • Fotocopy kartu BPJS TK , KTP atau Paspor, Kartu Keluarga (KK) dan yang asli.
  • Surat keterangan masih aktif bekerja dari perusahaan.
  • Buku Rekening Tabungan
  • Dokumen Perumahan

Sedikit kami tambahkan pula bahwa pada saat melakukan klaim JHT 10% dan 30%, maka ada pemberlakuan pajak progresif yang harus ditanggung. Bagi peserta BPJSTK yang memiliki saldo di bawah Rp50 juta maka akan dikenakan pajak pemerintah sebesar 5% dari totalnya dan jika memiliki salddo antara Rp50 – Rp250 juta, maka jumlah pajak yang harus ditanggung lebih besar yaitu 15%. Namun jika saldo yang dimili antara 250- Rp500 juta maka pajaknya yaitu sebesar 25%. Namun bagi peserta BPJSTK yang tidak mencairkan saldonya selama 10 tahun, maka berapapun jumlah saldo JHT yang dimiliki jumlah pajak yang ditanggung hanya 5%.

Cara Klaim Uang JHT 100%

Kabar gembira juga datang dari peserta BPJS TK yang bisa klaim uang JHT 100%  yang tidak lagi harus menunggu berumur 56 tahun. Jika sebelumnya peserta BPJS TK yang ingin mencairkan dana full harus mengalami cacat total / meninggal dunia baru bisa klaim JHT 100%. Namun dengan adanya  peraturan yang baru diresmikan pada tahun 2015 yang menyatakan hanya dengan berhenti bekerja selama 1 bulan anda langsung bisa mencairkan saldo JHT. Namun bagi anda yang saat ini masih aktif bekerja, maka klaim JHT sesuai dengan ketentuan 10% untuk pensiun, 30% untuk biaya perumahan dan 100% ketika berumur 56 tahun. Berikut kami juga menyediakan beberapa syarat untuk klaim uang JHT 100%, berikut ulasan terlengkapnya.

Syarat Klaim JHT 100%

  • Kartu Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan.
  • Paklaring.
  • KTP atau boleh juga SIM.
  • Kartu Keluarga.
  • Buku Tabungan.

Jika semua dokumen sudah dilengkapi, maka saat ini anda bisa membawanya ke alamat kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat. Biasanya peserta akan diminta untuk melengkapi beberapa berkas yang nantinya akan disodorkan seperti pengisian formulir, menandatangi beberapa perjanjian permohonan dan sebagainya. Apabila semua prosedur cara klaim saldo JHT sudah selesai, tunggu transfer saldo JHT-nya ke rekening.

Selain itu disni kami juga akan menambahkan bahwa permohonan pencairan uang JHT Ketenagakerjaan tidak harus ke alamat kantor BPJS, melainkan bisa dilakukan secara online dengan mengajukan permohonan lewat aplikasi e-klaim TK. Aplikasi ini digunakan untuk melakukan pengajuan permohonan klaim JHT dan Jaminan Kematian (JK). Jika ingin menggunakan layanan e-klaim KT maka bisa klik disini. Kemudian lengkapi data pribadi sesuai dengan pertanyaan yang ada kolom form BPJS Ketenagakerjaan.

Baca  Cara Download Aplikasi BPJS Ketenagakerjaan di Android, BPJS TK Mobile

Source:

e klaim lewat bank mandiri, bayar bpjs tk dengan uang sendiri, syarat klaim saldo bpjs ketenagakerjaan jika masih aktif bekerja, penerimaan uang klaim bpjs ketenagakerjaan, no resi bpjs kesehatan revalina desi aryanti, klaim jht, E jht, cek bpjs ketenagakerjaan aktif atau tidak, cara mengklaim jht dan jk dgn pembayaran pribadi, cara mengklaim jht