Penerapan Sistem Penanaman Terencana oleh Perusahaan Sukanto Tanoto


Sumber : bracell.com

Setiap anak perusahaan Sukanto Tanoto yang berada di bawah naungan korporasi
Royal Golden Eagle atau yang lebih sering disebut RGE memiliki sistem dan kebijakan
tersendiri yang sesuai dengan nilai yang dijunjung oleh RGE. Sustainability atau
keberlanjutan merupakan salah satu nilai utama yang dijunjung oleh RGE, dan setiap
perusahaan memiliki cara berbeda dalam mengimplementasikannya dalam lingkup
kerja masing-masing.

Bracell, sebagai salah satu anak perusahaan RGE milik Sukanto Tanoto memiliki cara
tersendiri dalam menerapkan nilai sustainability tersebut, yaitu dengan penerapan
sistem penanaman terencana. Apa sebenarnya sistem penanaman terencana ini, dan
bagaimana cara Bracell menerapkannya?

Sistem Penanaman Terencana oleh Bracell
Bracell sebagai salah satu perusahaan miliki Sukanto Tanoto merupakan perusahaan
yang bergerak dalam usaha peleburan pulp kayu, termasuk juga specialty cellulose.

Produk akhir dari peleburan pulp kayu tersebut nantinya dapat dipergunakan sebagai
bahan untuk membuat berbagai benda seperti kertas tulis, tisu basah, pakaian dalam,
tinta printer, kosmetik, dan lain sebagainya.

Sumber : RGEI.com

Bidang usaha Bracell yang berhubungan langsung dengan sumber daya alam, dalam
hal ini berupa pohon ekaliptus membuat pihak perusahaan harus lebih bijak dalam
melaksanakan proses industri. Kesalahan dalam pelaksanaan proses industri bukan
hanya akan berdampak buruk bagi perusahaan tersebut, namun juga bagi kondisi
lingkungan dan ketersediaan sumber daya alam. Oleh karena itu, pihak Bracell
mengggunakan konsep penanaman terencana dalam proses produksi mereka.

Konsep penanaman terencana ini meliputi upaya untuk mendapatkan bahan baku
utama berupa kayu pohon ekaliptus dari perkebunan milik sendiri, dan tidak
menggunakan bahan baku dari sumber lain. Proses panen hanya dilakukan saat pohon
ekaliptus yang ada sudah cukup usia, yaitu sekitar 5-7 tahun. Artinya, proses panen
hanya dilakukan sekali dalam jangka waktu tersebut.

Proses penanaman terencana ini juga meliputi perencanaan dalam pengolahan lahan
yang ada. Pengolahan dilakukan dengan metode modern yang tetap memperhatikan

aspek lingkungan sekitar. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa kondisi tanah
perkebunan tetap subur sepanjang masa.
Manfaat Sistem Penanaman Terencana oleh Bracell
Sistem yang dijalankan oleh Bracell ini merupakan sistem yang sesuai dengan nilai
sustainability RGE dibawah pimpinan Sukanto Tanoto. Penerapan sistem ini tentu saja
akan membawa berbagai manfaat bukan hanya bagi pihak perusahaan, namun juga
bagi lingkungan sekitar. Beberapa manfaat yang dimaksud disini adalah:
● Kemandirian bagi pihak Bracell dalam melakukan proses produksi karena
menggunakan bahan baku yang berasal dari perkebunan sendiri dan tidak
tergantung pada pihak lain
● Kualitas terjaga. Setiap pohon ekaliptus yang tumbuh di perkebunan milik Bracell
berasal dari bibit berkualitas untuk menjamin kualitas pohon yang nantinya akan
memengaruhi kualitas produksi
● Lingkungan akan tetap terjaga kelestariannya. Penanaman terencana
memastikan bahwa sumber daya yang dibutuhkan selalu tersedia tanpa harus
membabat habis hutan di daerah sekitarnya. Tidak hanya itu, sistem ini juga
melibatkan konservasi hutan lokal untuk menjaga agar habitat alami baik hewan
maupun tumbuhan akan tetap terjaga dan tidak punah. Di sisi lain, sistem ini
memastikan bahwa lahan hijau baik berupa perkebunan maupun hutan akan
selalu terjaga sebagai penyumbang oksigen untuk bumi tercinta.

Sistem penanaman terencana merupakan bentuk penerapan kebijakan sustainability
sebagai salah satu kebijakan utama dari RGE milik Sukanto Tanoto. Hal ini juga
menjadi bukti bahwa sebagai seorang pribadi yang sukses, Sukanto Tanoto tidak
melupakan kewajibannya sebagai seorang makhluk hidup untuk menjaga lingkungan
agar tetap terjaga.

Subscribe to receive free email updates: